SpongeBob SquarePants

Hello friends

Tuesday, June 26, 2018

Jenis Enzim Serta Fungsinya

Jenis- Jenis Enzim Serta Fungsinya


  • Selulose , berfingsi menguraikan selulosa (polisakarida) menjadi selabiosa (disakarida).
  • Amilase , berfungsi menguraikan amilum (polisakarida) menjadi maltosa (disakarida).
  • Pektinase , berfungsi menguraikan pektin menjadi asampektin.
  • Maltose , berfungsi menguraikan maltosa menjadi glukosa.
  • Sukrase , berfungsi mengubah sukrosa menjadi glukosadanfruktosa.
  • Laktase , berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosadangalaktosa.
  • Pepsin , berfungsi memecah protein menjadi pepton.
  • Tripsin , berfungsi menguraikan pepton menjadi asam amino.
  • Entrokinase , berfungsi menguraikan pepton menjadi asam amino.
  • Peptidase , berfungsi menguraikan peptida menjadi asam amino.
  • Renin , berfungsi menguraikan kasein dan susu.
  • Gelatinase , berfungsi mengiraikan gelatin.
  • Lipase , berfungsi menguraikan lemak menjadi gliserol dan asam lemak.
  • Fostatase , berfungsi menguraikan suatu ester hingga terlepas asam fosfornya.
  • Ptialin , berfungsi memecah pati menjadi maltosa.
  • Renin (pada lambung) , berfungsi mengubah kaseinogen menjadi enzim pepsin.
  • Karbohidrase (pada pankreas) berfungsi mencerna amilum menjadi maltosa (disakarida).
  • Enterokinase berfungsi mengubah tripsinogen menjadi tripsin (yang digunakan dalam saluran pankreas).
  • Proteolitik berfungsi menguraikan protein.


Semoga tulisan ini dapat bermanfaat yah, Love You My Viewers!

FAKTOR EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

FAKTOR EKSTERNAL yakni faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuh tumbuhan.
1) NUTRISI
2) CAHAYA
3) SUHU
4) KELEMBAPAN
5) AIR

NUTRISI
Nutrisi atau zat makanan diperlukan tumbuhan sebagai energi dan sumber materi untuk sintesis berbagai komponen sel yang diperlukan selama pertumbuhan. Unsur-unsur yang diperlukan oleh tumbuhan dalam jumlah relatif besar disebut unsur makro (makroelemen) yaitu : C, O, H, N, S, P, K,Ca, Mg. Unsur-unsur yang diperlukan oleh tumbuhan dalam jumlah kecil disebut unsur mikro (mikroelemen) yaitu: Fe, Cl, Cu, Mn, Zn, Mo, B, Ni. Jika kebutuhan salah satu unsur tersebut tidak dipenuhi, proses metabolisme tubuh tumbuhan akan terhambat, dan hal tersebut akan mempengaruhi pertumbuhan.
Unsur-unsur di atas dapat diuraikan sebagai berikut :
Nitrogen (N) merupakan komponen struktural protein, asam nukleat, hormon , dan enzim.
Kalium (K) berfungsi untuk mengatur keseimbangan ion didalam sel serta merupakan kofactor enzim dan berperan di dalam metabolisme karbohidrat.
Fosfor (P) merupakan penyusun fosfolipid asam nukleat dan ATP (adenosin triposfat).
Sulfur (S) merupakan komponen asam amino, sistein, metionin, dan beberapa vitamin.
Magnesium (Mg) merupakan penyusun klorofil dan kofactor beberapa enzim.
Kalsium (Ca) berfungsi untuk mempertahankan permeabilitas membran plasma dan menyusun asam pekat dalam lamela tengah.
Besi (Fe) berperan dalam pembentukan klorofil dan merupakan bagian terpenting dari enzim sitokrom, periaksidase dan katalase.
Boron (B) belum diketahui fungsinya secara jelas, diduga berperan dalam transpor glukosa.
Mangan (Mn) merupakan kofactor enzim pernapasan, fotosintesis, dan metabolisme nitrogen.
Seng (Zn) berperan dalam sintesis asam amino serta merupakan oktivator enzim dehidroginase.
Tembaga (Cu) berperan dalam transfer elektron di dalam kloroplas dan merupakan bagian dari enzim reaksi oksidasi-reduksi.
Molibdenum (Mo) merupakan bagian dari enzim pereduksi nitrat dan fiksasi nitrogen.

CAHAYA
Cahaya merupakan faktor yang menghambat pertumbuhan karena dapat menyebabkan translokasi (perpindahan lokasi) hormon auksin. Hal ini dapat dibuktikan dengan menempatkan dua pot kecambah, yang satu disimpan ditempat yang gelap dan yang lain ditempat yang terang atau banyak cahaya. Dalam beberapa hari kecambah di tempat gelap lebih cepat tumbuh dengan ruas-ruas yang panjang, tetapi keadaannya lemah. Pertumbuhan yang cepat di tempat gelap disebut etiolasi.
Gambar: perbandingan perkecambahan (a) tempat terang dan (b) tempat gelap, dalam beberapa hari.


SUHU
Pada umumnya tumbuhan membutuhkan suhu tertentu untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, yang disebut suhu optimum. Suhu paling rendah yang masih memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh disebut suhu minimum, sedangkan suhu paling tinggi disebut suhu maksimum. Setiap tumbuhan mempunyai suhu minimum, optimum dan maksimum yang berbeda-beda. Keberadaan suhu ini berhubungan dengan kerja enzim. Jika suhu terlalu tinggi /terlalu rendah maka enzim akan rusak.

Perbandingan Suhu
  • SUHU MINIMUM : Suhu terendah dimana tumbuhan masih dapat tumbuh. Daerah tropis 10°c, suptopis 5°c.
  • SUHU MAKSIMUM : Suhu tertinggi dimana tumbuhan masih dapat tumbuh. Adalah 40°c.
  • SUHU OPTIMUM : Suhu yang paling sesuai bagi pertumbuhan tumbuhan, yaitu 20°c – 37°c.


KELEMBAPAN
Kelembapan udara dan tanah sangat berpengaruh dalam proses pertumbuhan. Kelembapan udara mempengaruhi proses penguapan air yang berkaitan dengan penyerapan unsur hara. Jika kelembapan udara rendah, penguapan akan besar sehingga penyerapan unsur hara pun makin banyak. Hal ini dapat memacu pertumbuhan. Kelembapan tanah bergantung pada kandungan organik di dalamnya. Makin tinggi kandungan organik dalam tanah, makin banyak pula jumlah air yang dapat diikat. Beberapa tumbuhan yang berkembang biak secara generatif, memerlukan kelembapan lebih rendah sehingga tumbuhan tersebut berbunga pada awal musim kemarau.
AIR
Tanpa air tumbuhan tidak akan tumbuh. Air termasuk senyawa utama yang sangat dibutuhkan tumbuhan. Air berfungsi antara lain untuk fotosintesis, mengaktifkan reaksi enzimatik, menjaga kelembapan, dan membantu perkecambahan bijj. Tanpa air reaksi kimia dalam sel tidak akan berlangsung sehingga mengakibatkan tumbuhan mati. Oleh karena itu , siramilah tanaman di pekarangan rumah secara teratur dengan air secukupnya.
GAMBAR Struktur Daun

 

 Gambar Struktur Lapisan Akar

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat, Love You My Viewers.
Baca juga : PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN -ILMU BIOLOGI

Monday, June 25, 2018

Pendapatan Nasional

Materi pembahasan :

  • Perkiraan pendapatan dan produk nasional
  • Produk nasional
  • Pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi
  • Pendekatan perhitungan pendapatan nasional
Pendapatan nasional merupakan suatu tolak ukur keberhasilan suatu negara. Pengertian Pendapatan Nasional Hal-hal lain juga untuk mengukur keberhasilan suatu negara yaitu :

  1. Produk nasional
  2. Tingkat kesempatan kerja
  3. Tingkat harga ( keadaan  suatu negara dinyatakan makmur jika harga barang tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi)
  4. Tingkat neraca pembayaran internasional /luar negeri (jika ekspor lebih besar dari impor maka perekonomian baik, tetapi jika impor lebih besar dari ekspor maka utang negara lebih banyak)

  • Perkiraan pendapatan dan produk nasional

Perkiraan pendapatan dan produk nasional merupakan rekening /perkiraan yang biasanya disebut account yang memuat disatu sisi komponen komponen pendapatan nasional dan disisi lain komponen-komponen produk nasional
Berikut ini Gambar tabel perkiraan pendapatan dan produk nasional :
Dalam tabel perkiraan pendapatan nasional dan produk nasional dicatat komponen-komponen produk nasional. Disisi kiri dimiat komponen-komponen pendapatan nasional yang terdiri dari upah dan gaji, sewa , bunga, laba yang bilamana dijumlahkan diperoleh Pendapatan Nasional Atas Dasar Biaya Faktor Produksi. Pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi jika ditambah transfer perusahaan, pajak tidak langsung dikurangi subsdidi dan ditambah penyusutan adalah Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Pasar. Sisi kanan memuat komponen-komponen produk nasional seperti pengeluaran konsumsi, pengeluaran investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor neto adalah merupakan Produk Nasional Atas Dasar Harga Pasar. Tiap komponen Produk Nasional tersebut mencerminkan macam pengunaan hasil produksi yang dihasilkan dalam suatu perekonomian. Dari segi lain dapat pula dikatakan bahwa tiap komponen menunjukan besarnya pengeluaran/ ekspediture dari masing-masing sektor dalam perekonomian tersebut.

  • Produk Nasional

Dalam perekonomian suatu bangsa , ada empat faktor yang dikenal, diantaranya:
  1. Sektor Keluarga / Sektor konsumen
  2. Sektor Perusahaan
  3. Sektor pemerintah
  4. sektor perdagangan luar negeri
Sektor Keluarga dan sektor perusahaan adalah pembentukan sektor swasta, artinya sektor keluarga melakukan pengeluaran konsumsi dan sektor perusahaan melakukan pengeluaran produksi atau investasi, dimana pengeluaran-pengeluaran perusahaan tidak langsung habis dipakai tetapi dijadikan investasi untuk dipakai oleh sektor keluarga.
Pengeluaran pemerintah yaitu pengeluaran untuk pembentukan produk nasional, karena pengeluaran tersebut memperoleh balas jasa. Ekspor berwujud pendapatan dan impor ialah pengeluaran jadi ekspor dikurangi impor akan memperoleh ekspor neto (pendapatan bersih). 
Private consumtion expediture yaitu semua pengeluaran rumah tangga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta  bukan perusahaan, akan membeli barang-barang dan jasa-jasa untuk memenuhi kebutuhannya yang bersifat langsung dipakai.
Pengeluaran investasi domestik bruto (Gross Private Domestic Investment) yaitu semua pengeluaran domestik yang dilakukan sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru, mesin-mesin baru, serta perlengkapan dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Pengeluaran pembelian pemerintah, ungkapan lain pengeluaran pemerintah untk barang-barang dan jasa-jasa (Gaverment expediture of goods and service) yang biasa disingkat pengeluaran pemerintah pengeluaran yang dari padanya memperoleh balas jasa.
Pengeluaran-pengeluaran pemerintah meliputi; pembayaran gaji pegawai, hakim, membeli peralatan-peralatan perang, membeli peralatan-peralatan kantor. yang bukan pengeluaran pemerintah (transfer pemerintah/Tr) karena tidak mendapat upah/ balas jasa yaitu : dana bos, subsidi (bantuan bencana).
Ekspor Neto (X-M) (lihat tabel) , jika ekspor besar maka neraca perdagangan baik karena adanya pendapatan yang baik, dan sebaliknya.
Rumus Pendapatan Nasional/ Produk Nasional (y) = C + I + G + (X - M)

  • Pendapatan Nasoinal Atas Dasar Biaya Faktor Produksi (tenaga kerja, skill, waktu, dll)


Tabel perkiraan pendapatan dan produk nasional bagian sebelah kiri memuat unsur-unsur pembentukan pendapatan nasional yang terdiri dari berbagai jenis pendapatan yang diperoleh para pemilik sumber daya sebagai imbalan keikutsertaannya dalam pembentukan produk nasional.
Pada garis besarnya dibedakan 4 unsur pendapatan nasional, yaitu ; upah dan gaji, sewa, bunga dan laba.
Upah dan Gaji ( Yw)
Upah dan gaji yang biasanya disebut dalam istilah asing wages and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumah tangga keluarga sebagai imbalan terhadap pengguna jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dalam pembentukan produk nasional. Pengertian gaji dan upah tersebut dipakai dalam arti luas yaitu meliputi berbagai macam penerimaan karyawan dalam bentuk lainnya seperti misalnya tunjangan keluarga, tunjangan perumahan, tunjangan perawatan rumah sakit dan sebagainya oleh karena itulah mudah dipahami bahwa sementara penulis menyarakan pengguna istilah yang lebih luas cakupnya yaitu istilah kompensasi untuk karyawan atau compensation of employees.
Sewa ( Yr) 
Pendapatan Sewa (rental income) meliputi semua macam sewa atas pemakai aktiva tetap ( contohnya bangunan, mesin-mesin, dll) oleh pihak lain/ pemiliknya sendiri, kecuali kalau pihak penerima sewa atau pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merupakan perusahaan yang hasil usahanya sudah tergolong ke dalam kategori laba. Dalam menghitung sewa rumah milik sendiri, misalnya dipergunakan metode imputasi / imputation.
Bunga ( Yi)
Variabel ekonomi agregatif ini meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar untuk sektor swasta, baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. Sedangkan bunga yang dibayar tetapi sebagai transfer pemerintah.
Laba ( Yp) 
= TR - TC ( Total penerimaan - Total pengeluaran)
Perbedaan antara jumlah penerimaan penjualan perusahaan per tahun merupakan laba/ profit perusahaan. Dalam perkiraan pendapatan dan produk nasional pada umunya dibedakan :

  1. Laba perusahaan perseorangan/ proprietors' income, yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan -perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum
  2. Laba perusahaan perseroan/ corporate profit, yaitu laba yagn diperoleh oleh perusahaan  yang berbentuk badan hukum.
Akhir uraian dalam materi ini dapat disarikan dalam bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi sebagai berikut:
Y at factor = Yw + Yr + Yi + Yp
Keterangan : Yw = pendapatan nasional yang diperoleh dari upah dan gaji ... dst.
  • Tiga Macam pendekatan perhitungan pendapatan nasional
Dalam literatur biasanya disebut ada 3 macam pendekatan Pendapatan Nasional, yaitu:

  1. Pendekatan Hasil Produksi (product approach)
  2. Pendekatan Pendapatan (income approach)
  3. Pendekatan Pengeluaran (expenditure approach)
Ketiga macam pendekatan ini dengan sendirinya dapat dihubungkan dengan uraian kita tentang Perkiraan Pendapatan dan Produk Nasional, seperti telah dijelaskan dalam pembahasan diatas.

Pendekatan Produksi/ product approach
Pendekatan produksi adalah mencoba menghitung besarnya Pendapatan Nasional dengan cara mengumpulkan data tentang hasil akhir barang- barang dan jasa-jasa untuk suatu periode tertentu dari semua unit-unit produksi yang menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa tersebut. Semua nilai dan hasil akhir barang-barang dan jasa-jasa tersebut dijumlahkan. Apabila jumlah ke-1 kita tandai dengan Q1, produk ke-2 kita tandai dengan Q2 dan seterusnya hingga produk ke-n kita tandai dengan Qn. Sedangkan dilain pihak, harga satuan produk ke-1 kita tandai dengan P1, harga satuan ke-2 kita tandai dengan P2 dan seterusnya, maka dalam bentuk persamaan matematik pendekatan produk akan seperti :
NI = P1Q1 + P2Q2 ............. PnQn
Atau secara singkat dapat digambarkan sebagai berikut:

Yang artinya, Pendapatan Nasional atas dasar harga pasar (NI) besarnya sama dengan produk nasional atas dasar harga pasar.
Contoh soal beserta penyelesaian pada gambar berikut:

Pendekatan Pendapatan (income approach)
adalah menghitung pendapatan nasional dengan cara mengumpulkan data pendapatan yang diperoleh rumah-rumah tangga. Dengan komponen pendapatn nasional yaitu Upah, gaji, sewa, bunga, laba.
Pendekatan Pengeluaran (expenditure approach)
adalah menghitung besarnya pendapatan nasional degnan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh keempat sektor dalam perekonomian (sektor rumah tangga, sektor perusahaan, sektor pemerintah, sektor perdagangan internasional). 
Semoga tulisan ini dapat bermanfaat yah, Love You My Viewers
Sumber : catatan kuliah Stevani Manuhutu
Artikel terkait
 KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

Konsep Pendapatan Nasional

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya (Inggris) pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakan anggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup (konsumsi) selama setahun. Namun, pendapat tersebut tidak disepakati oleh para ahli ekonomi modern, sebab menurut pandangan ilmu ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional. Menurut mereka, alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.
Pengertian Pendapatan Nasional

Konsep Pendapatan Nasional
  1. PDB/ GDP (Produk Domestik Bruto/ Gross Domestik Product)
  2. PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/ Gross Nasional Product )
  3. NNP (Net National Product)
  4. NNI (Net National Income)
  5. PI (Personal Income)
  6. DI (Disposible Income)

    • PDB/ GDP (Produk Domestik Bruto/ Gross Domestik Product)
    Produk Domestik Bruto adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara selama satu tahun. Dalam perhitungannya, termasuk juga hasil produksi dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan / orang asing yang beroperasi di wilayah yang bersangkutan.
    • PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/ Gross Nasional Product )
    PNB adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya berang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat Negara tersebut yang berada di luar negeri.
    Rumus : GNP= GDP - Produk Netto terhadap luar negeri
    • NNP (Net National Product)
    NNP adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam periode tertentu, setelah dikurangi penyusutan (depresiasi) dan barang pengganti modal.
    Rumus : NNP = GNP - Penyusutan


      • NNI (Net National Income)
      NNI adalah jumlah seluruh penerimaan yang dierima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidak langsung ( indirect tax).
      Rumus : NNI = NNP - Pajak tidak langsung
      • PI (Personal Income)
      PI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke tangan masyarakat setelah dikurangi oleh laba ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan sosial, pajak perseorangan dan ditambah dengan transfer payment.
      Rumus : PI = (NNI + transfer payment) - (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan sosial + Pajak perseorangan )
      • DI (Disposible Income)
      DI adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh penerimanya.
      Rumus : DI = PI - Pajak Langsung

      Semoga Tulisan ini dapat bermanfaat yah Guys, Love You My Viewers
      Sumber : Catatan kuliah Stevani Manuhutu

      Perbedaan Sektor Usaha Formal dan Informal

      Sektor Usaha Formal dan Sektor Usaha Informal

      Sektor Usaha Formal
      Sektor Usaha Formal adalah lapangan atau bidang usaha yang mendapat izin dari pejabat berwenang dan terdaftar di kantor pemerintahan. Badan usaha tersebut apabila dilihat di kantor pajak maupun kantor perdagangan dan perindustrian terdaftar nama dan bidang usahanya.
      Sektor Usaha formal di Indonesia dibedakan menjadi tiga , yaitu:
      1. BUMN
      2. BUMS
      3. Koperasi


      Sektor Usaha Informal
      Sektor Usaha Informal yaitu bidang usaha yang tidak memiliki keresmian usaha dan usaha tersebut tidak memiliki izin dari pemerintah dan tidak terdaftar di lembaga pemerintah.
      contohnya: 
      1. pedagang asongan
      2. pedagang keliling
      3. pedagang kaki lima, dll
      Perbedaan antara Sektor Usaha Formal dan Informal
      Formal
      Informal
      Adanya izin usaha dari pemerintah
      Tidak memiliki izin usaha
      Adanya akta notaris
      Tidak adanya akta notaris
      Memiliki laporan keuangan yang jelas
      Tidak memiliki laporan keuangan yang jelas
      Rutin melaporkan keuangan ke kantor pajak setiap bulan dan setiap tahun
      Tidak terkena pungutan pajak
      Ter-organisir
      Kurang Ter-organisir
      Teknologi yang digunakan canggih dan modern
      Teknologi yang digunakan sangat sederhana
      Jam usaha teratur
      Jam usaha kurang teratur
      Jumlah pekerja cukup banyak
      Jumlah pekerja tidak terlalu banyak
      Modal cukup besar
      Modal tidak terlalu besar
      Hasil produksi cendrung untuk segmen menengah ke atas
      Hasil produksi cendrung untuk segmen menengah ke bawah


      Sunday, June 24, 2018

      Hasil Eksperimen Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Tumbuhan


      Hasil Eksperimen
      Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Tumbuhan

      Tujuan : Membandingkan kecepatan tumbuh tanaman di tempat yang berbeda intensitas cahayanya.
      Hipotesis : 
      • Cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan biji kacang hijau
      • Cahaya dapat menghambat pertumbuhan biji kacang hijau
      Alat dan bahan:
      • 2 gelas plastik bekas
      • 2 gumpalan tanah hitam
      • 10 biji kacang hijau
      • air bersih
      • kertas
      • mistar
      • alat tulis
      Cara Kerja :
      1. Biji kacang hijau direndam dengan air bersih selama 12 jam
      2. Sediakan 2 gelas plastik bekas air mineral
      3. Gumpalan tanah yang telah dibasahi air, dimasukan ke dalam masing-masing gelas bekas air mineral dengan volume yang sama
      4. Setiap gelas ditandai dengan A sebagai tempat terang dan B sebagai tempat gelap
      5. 5 Biji kacang hijau dimasukan pada tiap-tiap gelas, dan ditandai dengan nomor urut 1-5 di dinding luar gelas
      6. gelas A ditempatkan di tempat terang dan gelas B ditempatkan di tempat gelap
      7. Setiap hari biji-biji kacang hijau disiram dengan air secukupnya
      8. Biji kacang hijau diamati dan diukur pertambahan panjagn/ tingginya dan ditulis/ dicatat pada tabel laporan, tiap hari pada waktu yang sama selama 6 hari



      Pertanyaan : Pertumbuhan yang cepat terjadi pada kelompok?
      Hasil Eksperimen
      Tabel Laporan Hasil Pengamatan


      Data disajikan dalam grafik




      Jawaban terhadap pertanyaan :
      Pertumbuhan yang sangat cepat terjadi pada kelompok B yakni di tempat gelap, daripada kelompok A. Hal ini disebabkan oleh cahaya yang dapat menyebabkan translokasi hormon atau dapat mengurangi hormon pertumbuhan (hormon auksin).

      Kesimpulan:
      Tumbuhan yang berada di tempat gelap mengalami pertumbuhan lebih cepat dari pada tumbuhan yang berada di tempat terang atau yang banyak cahaya matahari. hal ini terjadi karena cahaya matahari dapat mengurangi hormon pertumbuhanyaitu hormon auksin, sehingga tumbuhan yang berada ditempat terang menjadi sangat lambat. dalam beberapa hari kecambah di tempat gelap lebih cepat tumbuh dengan ruas-ruas yang panjang, tetapi keadaannya lemah. Pertumbuhan yang cepat di tempat gelap ini disebut etiolasi. Warna  daun tumbuhan di tempat gelap tampak pucat dibandingkan warna daun pada tumbuhan di tempat terang. warna daun di tempat gelap berwarna hijau pucat, sedangkan warna daun tumbuhan di tempat terang berwarna hijau cerah. Hal ini menunjukkan, tumbuhan ditempat gelap kekurangan zat hijau daun (klorofil), kekurangan klorofil berarti tumbuhan kekurangan nutrisi, yaitu unsur magnesium (Mg).

      Semoga tulisan ini dapat bermanfaat yah, Love You My Viewers.

      Hormon Yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan


      ILMU BIOLOGI
      Hormon- hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

      • Hormon Auksin
      • Hormon Sitokinin
      • Hormon Giberelin
      • Asam Absitat
      • Gas Etilen


      HORMON
      PENGARUH
      TEMPAT PRODUKSI
      Auksin
      Misalnya : IAA
      Mendorong pemanjangan batang, pertumuhan akar, diferensiasi sel dan percabangan, pertumbuhan buah, dominansi apical, fototropisme, dan geotropisme.
      Dihasilkan pada embrio dalam biji, meristem batang dan daun-daun muda
      Sitokinin
      Misalnya: zeatin
      Mempengaruhi pertumbuhan akar dan diferensiasi akar, mendorong pembelahan, pertumuhan sel, perkecambahan dan pembangunan, menghambat penuaan
      Disintesis pada akar dan diangkut ke organ lain
      Giberelin
      Misalnya : GA3
      Mendorong perkembangan biji dan tunas, pemanjangan batang, pertumbuhan daun, pembungaan, dan perkembangan buah, mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar
      Diproduksi dalam meristem akar, daun muda, dan embrio.
      Asam Absitat
      Menghambat pertumbuhan, menutup stomata selama kekurangan air, menunda pertumbuhan (dormansi)
      Disintesis pada daun, batang, buah dan biji.
      Gas Etilen
      Mendorong  pemasakan buah, menyebabkan batang bumbuh menjadi tebal
      Diproduksi di jaringan buah masak, ditunas batang, dan di daun tua.

      Semoga bermanfaat, Love You My Viewers
      Artikel terkait : Pertumbuhan dan Perkembangan http://stevanimanuhutu.blogspot.com/2018/06/ilmu-biologi-pertumbuhan-dan.html